• Retina

    Anatomi Mata

    Retina merupakan lapisan peka cahaya yang terletak di bagian belakang bola mata. Sama halnya seperti film dalam kamera, bayangan benda yang masuk dari lensa difokuskan pada retina. Retina kemudian mengolah bayangan-bayangan ini menjadi impuls-impuls listrik yang dikirimkan ke otak. Retina terdiri dari sel reseptor sensoris untuk transmisi cahaya yang dibagi menjadi 2 jenis, yaitu : rod dan cone. Reseptor rod berfungsi baik saat pencahayaan yang sangat lemah. Jumlah reseptor cone hanya kira-kira 6 juta, sedangkan jumlah reseptor rod 125 juta. Penglihatan dengan menggunakan reseptor rod relatif buruk. Penglihatan untuk yang berwarna seluruhnya bergantung pada kesatuan reseptor cone. Reseptor cone membentuk area yang terpusat pada retina dan dikenal sebagai fovea, yang terletak di pusat macula lutea.

    Read All
  • Vitreous Body

    Anatomi Mata

    Viitreous Body merupakan cairan bening di dalam bola mata yang mengisi ruang antara lensa dan retina.

    Read All
  • Ciliary Body

    Anatomi Mata

    Ciliary Body atau badan siliar dengan panjang kira-kira 2,5 mm terdiri dari otot siliar dan suspensory ligament. Badan siliar ini bertanggung jawab untuk produksi utama cairan aqueous dan memmbantu akomodasi lensa supaya cahaya dapat difokuskan tepat pada retina. Badan siliar secara langsung mengontrol kemapuan fokus mata.

    Read All
  • Conjunctiva

    Anatomi Mata

    Konjungtiva merupakan membran yang menutupi sklera dan kelopak bagian belakang.

    Read All
  • Iris

    Anatomi Mata

    Iris adalah diafragma di depan lensa yang berfungsi untuk memperlebar atau memperkecil ukuran pupil untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk dalam mata.

    Read All
  • Pupil

    Anatomi Mata

    Pupil adalah bintik tengah yang merupakan celah dalam iris, tempat cahaya masuk guna mencapai retina. Ukuran pupil diatur oleh otot dilator dan sphincter, sehingga dapat mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata.

    Read All
  • Cornea

    Anatomi Mata

    Kornea merupakan struktur yang transparan yang menutupi iris dan pupil. Kornea memiliki permukaan cembung dan berfungsi hampir sama seperti lensa yang terletak diluar mata, dengan merefraksi cahaya yang masuk pada mata. Kornea juga memfokuskan sebagian besar cahaya yang masuk pada mata kita.

    Read All
  • Lens

    Anatomi Mata

    Lensa mata merupakan struktur transparan yang terletak diantara iris dan vitreous. Bagian ini berbentuk cembung, terletak tepat di belakang pupil. Lensa dikelilingi oleh kapsul yang transparan, dengan sampul yang elastis. Fungsi lensa adalah untuk memusatkan cahaya yang memasuki mata melalui kornea sehingga kita dapat melihat benda-benda dengan jelas. Seiring bertambahnya usia, lensa akan semakin keras, khususnya bagian pusat lensa.

    Read All
  • Sclera

    Anatomi Mata

    Sklera yang berwarna putih buram membentuk 5/6 bagian posterior lapisan pelindung mata.

    Read All
  • Choroid

    Anatomi Mata

    Koroid merupakan lanjutan iris dan badan siliar, terletak antara retina dan sklera. Fungsi utamanya adalah menyediakan nutrisi untuk lapisan luar retina.

    Read All
  • Macula

    Anatomi Mata

    Makula adalah bagian tengah retina yang bertanggung jawab untuk memproses penglihatan rinci.

    Read All
  • Optic Nerve

    Anatomi Mata

    Optic Nerve atau saraf optikus terletak di bagian posterior bola mata dan mengirimkan rangsangan visual dari retina ke otak itu sendiri.

    Read All

Mata Normal

Mata Normal
Pada mata normal, cahaya yang masuk akan dibiaskan oleh kornea, melalui pupil, dan difokuskan oleh lensa tepat pada retina. Retina terdiri dari nerve cells yang dinamakan rods and cones. Sel-sel tersebut merubah cahaya menjadi impuls listrik yang dikirim oleh syaraf optik ke otak kita.
Watch Video

Myopia

Myopia
Myopia atau mata minus pada umumnya disebabkan oleh kornea yang lebih cembung dari normal, atau kepanjangan bola mata yang lebih panjang dari normal. Hal ini menyebabkan cahaya yang masuk ke dalam mata dibiaskan dan difokuskan di depan retina, sehingga benda yang jauh cenderung terlihat buram. Kondisi myopia dapat dikoreksi dengan menggunakan lensa cekung sehingga titik fokus cahaya yang semula berada di depan retina, akan difokuskan tepat pada retina.
Watch Video
Halaman: 1 / 2

Hypermetropia

Hypermetropia
Hypermetropia atau mata plus pada umumnya disebabkan oleh kornea yang lebih datar dari normal, atau kepanjangan bola mata yang lebih pendek dari normal. Hal ini menyebabkan cahaya yang masuk ke dalam mata dibiaskan dan difokuskan di belakang retina, sehingga benda yang dekat cenderung terlihat buram. Kondisi hypermetropia dapat dikoreksi dengan menggunakan lensa cembung sehingga titik fokus cahaya yang semula berada di belakang retina, akan difokuskan tepat pada retina.
Watch Video

Astigmatisme

Astigmatisme
Astigmatisme atau silinder terjadi sebagai akibat permukaan kornea yang memiliki kelengkungan yang berbeda-beda. Pada mata normal, kornea memiliki lengkungan yang sama secara keseluruhan sehingga kornea berbentuk bulat, seperti bola. Pada mata astigmatisme, kelengkungan kornea yang berbeda-beda menyebabkan cahaya yang masuk ke dalam mata dibiaskan dan difokuskan di beberapa titik pada retina, sehingga menghasilkan bayangan yang berbeda-beda. Kondisi astigmatisme dapat dikoreksi dengan menggunakan lensa silinder.
Watch Video
Halaman: 2 / 2

Retina merupakan lapisan sel reseptor sensoris yang terletak di bagian belakang bola mata. Retina berfungsi untuk menerima cahaya dan mengirimkannya dalam bentuk impuls-impuls melalui syaraf optik ke otak.

Berikut ini adalah definisi beberapa penyakit retina serta pemeriksaan yang umum dilakukan pada retina:

Vitreoretinal Surgery
Operasi untuk menangani vitreous (jelly dalam mata) dan retina.

Age Related Macular Degeneration (AMD)
Degenerasi makula yang berhubungan dengan usia lanjut.

Polypoidal Choroidal Vasculopathy (PCV)
Degenerasi makula yang menyebakan perdarahan.

Central Serous Choreoretinopathy (CSR)
Melepuhnya bagian tengah makula akibat kebocoran pembuluh darah retina.

Diabetic Retinopathy
Retinopati diabetik , kebocoran pembuluh darah retina yang disebabkan diabetes.

Diabetic Macular Edema
Pembengkakkan makula yang disebabkan oleh diabetes.

Fluorescein angiography (FA)
Cara merekam kebocoran pembuluh darah retina dengan mengunakan zat warna fluorescein.

Halaman: 1 / 2

ICG angiography
Zat warna yang digunakan untuk merekam kelainan pembuluh darah dibawah retina.

Optical Coherence Tomography (OCT)
Penampilan makula dalam bentuk irisan mirip dengan CT-Scan.

Ablasio retina
Lepasnya retina dari bagian belakang bola mata.

Macular pucker
Mengkerutnya makula akibat lapisan jaringan ikat.

Macular hole
Lubang pada makula.

Proliferative diabetic retinopathy
Retinopati diabetik yang sudah lanjut sehingga timbul pembuluh darah abnormal dalam bola mata yang mudah berdarah dan bisa menyebabkan kebutaan .

Retinopathy of Prematurity
Kelainan retina pada bayi premature yang disebabkan karena retina belum terbentuk sempurna waktu bayi lahir.

 

 

Halaman: 2 / 2

Apakah KATARAK itu?

Katarak adalah perubahan lensa mata yang tadinya jernih dan tembus cahaya menjadi keruh, menyebabkan gangguan pada penglihatan.

Apa penyebab KATARAK ?

Katarak umumnya merupakan proses penuaan. Paparan sinar ultraviolet jangka panjang, penggunaan obat-obatan dan penyakit tertentu seperti diabetes juga dapat mempercepat timbulnya katarak. Katarak juga dapat terjadi pada saat lahir atau trauma pada mata.

Apa gejala-gejala KATARAK ?

Beberapa gejala umum Katarak antara lain:

  • Pandangan kabur yang tidak dapat dikoreksi dengan kacamata atau ukuran kacamata yang sering berubah.
  • Warna-warna tampak kusam.
  • Susah melihat di tempat yang terang akibat silau.
  • Kesulitan saat membaca atau mengemudi di malam hari.

 

Operasi Katarak:

Operasi katarak modern dikerjakan dengan teknik fakoemulsifikasi. Pada fakoemulsifikasi sayatan pada kornea hanya sebesar 3mm. Lewat sayatan ini dokter akan membuat pembukaan pada kapsul anterior katarak, kemudian memasukkan alat dengan ujung logam yang bergetar dengan kecepatan ultrasonik. Alat ini meleburkan katarak sehingga memungkinkan untuk dihisap keluar dari mata. Setelah katarak dileburkan dan dihisap keluar dari mata, bagian dalam kapsul lensa dibersihkan dengan alat khusus, kemudian dimasukkan lensa intraokuler. Karena lubang pada kornea sangat kecil, biasanya operasi fakoemulsifikasi hanya membutuhkan anestesi lokal dengan tetes mata dan sering kali tidak membutuhkan jahitan.

Bedah Rekonstruksi Mata

Pelayanan Bedah Rekonstruksi Mata merupakan bidang kedokteran mata dengan fokus pembedahan pada jaringan di sekitar bola mata termasuk kelopak, tulang orbita dan system saluran air mata (lacrimal).

Pelayanan Bedan Plastik Rekonstruksi meliputi:

  • Bedah kelopak mata untuk memperbaiki kelainan - kelainan, seperti:
    • Ptosis yaitu turunnya kelopak mata.
    • Entropion yaitu tepi kelopak mata yang mengarah ke dalam
    • Ektropion yaitu tepi kelopak mata yang mengarah keluar
  • Penanganan sumbatan saluran air mata
  • Tumor orbita

 

Selain itu, pelayanan bedah plastik mata juga menangani masalah mata yang berhubungan dengan penyakit tiroid dan pasien yang memerlukan mata palsu (prothesa).

 

Informasi ini hanyalah pedoman umum. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi dokter spesialis mata Anda atau hubungi KMN.

Bedah Estetika Mata

Mata adalah jendela hati. Mata dapat mengekspresikan perasaan hati, mencerminkan emosi, daya tarik dan juga tanda-tanda penuaan.

Kulit kelopak atas dan bawah yang menggantung akibat proses penuaan akan memberikan gambaran kelelahan dan ketidakceriaan. Hal ini akan bertambah seiring dengan bertambahnya usia, hingga akhirnya dapat menutupi lapang pandangan Anda.

Seiring dengan meningkatnya permintaan untuk bedah plastik kecantikan mata KMN membuka layanan bedah plastik estetika seperti:

  • Blepharoplasty yaitu operasi untuk memperbaiki kelopak mata yang kendur dengan menggunakan radiolase technology
  • Membuat lipatan kelopak mata
  • Injeksi BOTOX untuk membuat penampilan Anda menjadi lebih muda dan segar.
Halaman: 1 / 3

Proses penuaan pada mata

Setiap orang akan mengalami proses penuaan yang jelas terlihat di sekitar matanya. Kulit dan otot yang mengendur akan menyebabkan kelopak mata atas terlihat menggantung. Setiap kali Anda berkedip, kulit dan otot kelopak mata atas akan mengalami sedikit peregangan, dan peregangan yang berulang-ulang akan menyebabkan kulit serta otot kelopak menjadi lebih kendur.>

Mata kita dikelilingi oleh jaringan lemak sebagai lapisan pelindung. Jaringan lemak ini mempunyai selaput/membran yang berfungsi mempertahankan lemak pada posisinya. Dengan bertambahnya usia, selaput/membran ini mengalami kekenduran, mengakibatkan jaringan lemak di dalamnya bergerak turun ke bawah dan menonjol ke permukaan, sehingga memberikan gambaran wajah yang letih.

Bedah Kelopak Mata

Bedah kelopak mata atau blepharoplasty di KMN dilakukan tanpa memerlukan rawat inap. Umumnya operasi dilakukan dengan menggunakan anestesi lokal dan sedikit obat penenang, namun dapat juga dilakukan dengan anestesi umum.

Proses Bedah Kelopak Mata

Insisi pada kelopak mata atas dibuat tepat pada lipatan mata, sedangkan insisi pada kelopak mata bawah dibuat pada garis wajah alami yang ada bila anda tersenyum. Insisi sengaja dibuat pada lokasi tersebut agar setelah penyembuhan, luka operasi menjadi tidak terlihat. Setelah jaringan lemak, kulit dan otot yang kendur dibuang, luka dijahit dengan menggunakan benang yang sangat halus. Operasi akan memakan waktu 1 - 2 jam tergantung seberapa besar tindakan yang dilakukan.

Proses Penyembuhan

Luka operasi akan cepat menutup dengan sempurna karena banyaknya suplai darah di area kelopak mata. Kelopak mata Anda akan bengkak dan merah kebiruan terutama 1 minggu setelah operasi. Anda dapat memakai sunglasses, dan umumnya orang dapat beraktivitas normal 1 minggu setelah operasi.

Halaman: 2 / 3

Injeksi BOTOX

BOTOX adalah singkatan dari Botulinum Toxin A, sejenis toksin yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium botulinum. Toksin yang dihasilkan oleh bakteri ini dapat menghambat impuls-impuls syaraf pada otot untuk mengurangi kontraksi otot-otot yang berlebihan.

BOTOX telah disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) sebagai terapi yang aman dan efektif untuk penanganan kerutan wajah (facial wrinkles) dan kejang otot kelopak mata (eyelid spasm/Blepharospasm) dengan cara menyuntikkan ke dalam otot.

3 daerah di wajah yang paling sering mengalami kerutan dan dapat diterapi dengan baik menggunakan injeksi BOTOX adalah:

  • Glabella yaitu daerah di antara dua alis
  • Periorbital crow’s feet yaitu garis-garis halus di sekitar sudut kelopak mata
  • Forehead yaitu daerah dahi

 

Kerutan-kerutan tersebut timbul akibat kontraksi otot-otot wajah dalam jangka waktu lama, sehingga kulit diatasnya akan membentuk kerutan- kerutan halus.

 

Efek samping injeksi BOTOX:

  • Kulit berwarna merah kebiruan, terutama pada pasien yang mengkonsumsi obat pengencer darah. Sebaiknya menghentikan penggunaan obat pengencer darah 2 minggu sebelum penyuntikan.
  • Turunnya kelopak mata (ptosis) yang bersifat sementara.

 

Informasi ini hanyalah pedoman umum. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi dokter spesialis mata Anda atau hubungi KMN.

 

Halaman: 3 / 3

Alur Layanan

Alur Layanan

Langkah 1
Appointment

Untuk menyesuaikan kebutuhan dan memudahkan Anda, sangat disarankan untuk mendaftar terlebih dulu dengan cara:

  • Menghubungi Call Center KMN (021-751 6699)
  • Pendaftaran Online (klik di sini)
Langkah 2
Registrasi

Datanglah sesuai dengan waktu yang sudah diinformasikan oleh petugas kami agar Anda mendapatkan layanan sesuai jadwal.

Saat Anda tiba di klinik, Anda akan diarahkan oleh petugas kami untuk melakukan registrasi.

Halaman: 1 / 5

Alur Layanan

Langkah 3
Pemeriksaan Awal

Pada tahap ini, Anda akan menjalani pemeriksaan Tonometri Non Kontak dan  Autorefraksi.

Langkah 4
Pemeriksaan Refraksi

Untuk mengetahui lebih akurat tajam penglihatan mata, Anda perlu menjalani pemeriksaan refraksi subjektif.

Halaman: 2 / 5

Alur Layanan

Langkah 5
Konsultasi Dokter

Anda akan bertemu dengan dokter sesuai dengan keluhan yang Anda alami. 

Langkah 6
Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan ini dilakukan atas instruksi dokter untuk menunjang diagnosa kelainan mata Anda. Beberapa pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan untuk: Tindakan LASIK (Pemetaan Mata dengan komputer, Pachymetry, Schirmer Test, Corneal Topography (CTG), Foto Fundus, Retinometry), Operasi Katarak (Biometri (IOL Master/ Immersion), Retinometry, Specular Microscope), Diagnosis Vitreoretina (Optical Coherence Tomography (OCT), Fundus Fluorescein Angiography (FFA), USG pada mata, Retcam, Retinometry, ICG Angiopgraphy), Diagnosis Glaucoma (Humphrey, Optical Coherence Tomography (OCT))

Halaman: 3 / 5

Alur Layanan

Langkah 7
Pemeriksaan Laboratorium

Pemeriksaan laboratorium dilakukan untuk persiapan semua operasi yang dilakukan di Klinik Mata Nusantara.

Langkah 8
Persiapan Tindakan/Operasi

Sehari sebelum tindakan/operasi dilakukan Anda akan dibekali dengan petunjuk persiapan sebelum operasi dan obat tetes mata sesuai instruksi dokter. 

Halaman: 4 / 5

Alur Layanan

Langkah 9
Tindakan/Operasi

Di Klinik Mata Nusantara, umumnya tindakan/operasi yang dilakukan hanya dengan bius tetes (Topical anaesthetic), sehingga Anda bisa langsung pulang dan beraktivitas rutin seperti biasa.

Langkah 10
Pasca Tindakan/Operasi

Untuk keamanan dan kenyamanan setelah menjalani tindakan/operasi di Klinik Mata Nusantara, petugas kami akan menghubungi dan menanyakan kondisi Anda. (kmn)  

Halaman: 5 / 5

Prosedur Operasi

Prosedur Operasi

FASILITAS BEDAH TANPA RAWAT INAP
Pembedahan Tanpa Rawat Inap adalah pilihan terbaik dan tepat untuk saat ini. Fasilitas Bedah Tanpa Rawat Inap Klinik Mata Nusantara memadukan teknologi canggih dalam bidang medis dengan staf yang memiliki komitmen tinggi, yang akan membuat kunjungan Anda senyaman mungkin dan memberikan layanan terbaik untuk mata Anda.
INSTRUKSI UMUM SEBELUM OPERASI
Untuk memastikan kunjungan Anda berjalan selancar mungkin, staf Klinik Mata Nusantara akan menghubungi Anda sesaat sebelum kedatangan Anda mengenai hal-hal yang mungkin ingin Anda ketahui sebelum operasi, sebagai berikut:

Puasa
Bila Anda akan menjalani operasi dengan pembiusan topikal dan lokal biasanya tidak perlu puasa. Dokter anestesi akan memberitahukan kepada Anda apakah Anda perlu puasa atau tidak.

Puasa

Bila Anda akan menjalani operasi dengan pembiusan topikal dan lokal biasanya tidak perlu puasa. Dokter anestesi akan memberitahukan kepada Anda apakah Anda perlu puasa atau tidak.


Bila Anda diminta untuk puasa, maka Anda tidak boleh makan dan minum apa pun (termasuk permen, permen karet, air putih maupun merokok) selama 6 jam sebelum prosedur operasi. Lamanya puasa ditentukan sesuai dengan usia pasien. Malam sebelum operasi, Anda disarankan untuk hanya makan makanan ringan dan tidak minum alkohol.

Puasa

Bila Anda akan menjalani operasi dengan pembiusan topikal dan lokal biasanya tidak perlu puasa. Dokter anestesi akan memberitahukan kepada Anda apakah Anda perlu puasa atau tidak.


Bila Anda diminta untuk puasa, maka Anda tidak boleh makan dan minum apa pun (termasuk permen, permen karet, air putih maupun merokok) selama 6 jam sebelum prosedur operasi. Lamanya puasa ditentukan sesuai dengan usia pasien. Malam sebelum operasi, Anda disarankan untuk hanya makan makanan ringan dan tidak minum alkohol.

Obat-obatan
Teruskan konsumsi obat yang diresepkan (dengan air minum kalau perlu) kecuali diinstruksikan lain oleh dokter Anda. Gunakanlah obat tetes mata yang diberikan sesuai dengan instruksi dokter mata Anda.

Keluarga/teman menemani pasien dewasa
Disarankan hanya satu orang saja yang menemani Anda di fasilitas ini. Keluarga/teman Anda ini akan dipersilahkan menunggu di ruang tunggu.
PADA HARI OPERASI
Pada hari operasi, cucilah rambut Anda dan jangan menggunakan minyak rambut. Pastikan wajah Anda dalam keadaan bersih (bagi wanita tanpa riasan wajah). Ada beberapa bawaan yang perlu anda persiapkan.

PADA HARI OPERASI

Pada hari operasi, cucilah rambut Anda dan jangan menggunakan minyak rambut. Pastikan wajah Anda dalam keadaan bersih (bagi wanita tanpa riasan wajah).

Anda perlu membawa:
1. Obat-obatan yang sedang Anda gunakan saat ini.
2. Surat Pengantar dari dokter Anda.
3. Alat bantu untuk membaca atau kacamata.
4. Kartu asuransi kesehatan, uang tunai, cek atau kartu kredit untuk menyelesaikan pembayaran Anda.

Barang-barang bawaan Anda akan disimpan di dalam locker. Kami sarankan untuk menitipkan barang-barang berharga seperti perhiasan, uang atau kartu-kredit kepada keluarga yang mengantar Anda.

Pada Fasilitas Bedah Tanpa Rawat Inap ini, Anda akan disediakan gaun/baju sehingga tidak perlu membawa baju khusus. Kami sarankan agar Anda datang dengan memakai pakaian dan sepatu yang senyaman mungkin.

PADA HARI OPERASI

Pada hari operasi, cucilah rambut Anda dan jangan menggunakan minyak rambut. Pastikan wajah Anda dalam keadaan bersih (bagi wanita tanpa riasan wajah).

Anda perlu membawa:
1. Obat-obatan yang sedang Anda gunakan saat ini.
2. Surat Pengantar dari dokter Anda.
3. Alat bantu untuk membaca atau kacamata.
4. Kartu asuransi kesehatan, uang tunai, cek atau kartu kredit untuk menyelesaikan pembayaran Anda.

Barang-barang bawaan Anda akan disimpan di dalam locker. Kami sarankan untuk menitipkan barang-barang berharga seperti perhiasan, uang atau kartu-kredit kepada keluarga yang mengantar Anda.

Pada Fasilitas Bedah Tanpa Rawat Inap ini, Anda akan disediakan gaun/baju sehingga tidak perlu membawa baju khusus. Kami sarankan agar Anda datang dengan memakai pakaian dan sepatu yang senyaman mungkin.


Halaman: 1 / 2

Prosedur Operasi

SETELAH OPERASI
Anda diberi penenang atau anestesi, Anda mungkin akan merasa mengantuk atau agak pusing selama 24 jam. Untuk keamanan dan perlindungan Anda, diharapkan untuk tidak: • Mengkonsumsi minuman beralkohol • Mengendarai kendaraan atau mengoperasikan peralatan mesin • Menentukan keputusan penting atau menanda-tangani kontrak • Melakukan sesuatu yang membutuhkan koordinasi atau terus menerus berjaga selama waktu ini

SETELAH OPERASI

 Anda diberi penenang atau anestesi, Anda mungkin akan merasa mengantuk atau agak pusing selama 24 jam. Untuk keamanan dan perlindungan Anda, diharapkan untuk tidak:
• Mengkonsumsi minuman beralkohol
• Mengendarai kendaraan atau mengoperasikan peralatan mesin
• Menentukan keputusan penting atau menanda-tangani kontrak
• Melakukan sesuatu yang membutuhkan koordinasi atau terus menerus berjaga selama waktu ini

Disarankan agar Anda mengatur seorang keluarga/teman untuk:
Menjemput Anda
Menemani Anda selama 24 jam setelah operasi

Setelah selesai operasi, Anda akan beristirahat selama beberapa jam di Ruang Pemulihan / Recovery Room, sebelum Anda dipastikan siap untuk pulang.

Jika Anda hanya diberi pembiusan lokal maka waktu penyembuhan Anda akan lebih singkat. Hidangan kecil sebagai penyegar akan disajikan sesaat sebelum Anda pulang.
Perawat akan memberikan Anda instruksi tertulis dan menjelaskannya kepada Anda pada saat Anda sudah siap untuk pulang.

Petunjuk Umum :

 

PETUNJUK PASCA OPERASI KATARAK (FAKOEMULSIFIKASI) DENGAN KASSA PENUTUP MATA

Setelah menjalani operasi KATARAK, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Petunjuk-petunjuk di bawah ini hendaknya dibaca dan dipahami.

  1. Cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah membersihkan mata.
  2. Jaga kebersihan badan termasuk muka dengan mandi teratur menggunakan sabun.
  3. Cuci tangan bersih menggunakan sabun setelah buang air besar dan buang air kecil.
  4. Setelah operasi, mata akan ditutup dengan kassa dan baru boleh dibuka oleh perawat pada waktu kontrol ke klinik besok harinya.
  5. Menjaga agar mata yang dioperasi tidak terkena air sampai waktu kontrol ke dokter besok harinya atau sesuai petunjuk Dokter.
  6. Obat tetes digunakan setelah kassa dibuka atau sesuai petunjuk Dokter.
  7. Setelah penutup mata dibuka, kadang-kadang tampak:
    1. Bola mata merah.
    2. Kelopak mata bisa terlihat memar dikarenakan suntikan anestesi pada kelopak mata, tanda-tanda ini umumnya akan hilang setelah 1 minggu.
  8. Memakai pelindung khusus mata (DOP) pada malam hari selama 1 minggu setelah operasi (atau sesuai petunjuk Dokter).
  9. Melindungi mata dari lingkungan yang berdebu atau kotor.
  10. Mata yang dioperasi tidak boleh terpukul dan jangan digosok-gosok.
  11. Setelah operasi pada umumnya pasien akan mengalami:
    1. Penglihatan kabur.
    2. Mata rasa mengganjal.
    3. Penglihatan warna akan mengalami gangguan selama satu atau dua hari setelah operasi.
  1. Apabila dalam masa pemulihan penglihtan menjadi kabur kembali, mata merah dan/atau mata terasa sakit, harus segera datang ke Klinik Mata Nusantara terdekat untuk diperiksa oleh dokter yang ada.

 

Cara pemakaian obat tetes

  • Cuci tangan menggunakan sabun sebelum dan sesudah meneteskan obat.
  • Periksa nama obat sebelum menetes obat.
  • Kocok kemasan obat dahulu sebelum dipakai.
  • Jangan sentuh ujung botol/penutup.

Bila ada pertanyaan dan keluhan silakan menghubungi KMN.

 

PETUNJUK PASCA OPERASI KATARAK DENGAN TEKNIK FAKOEMULSIFIKASI TANPA KASSA PENUTUP MATA

Setelah menjalani operasi KATARAK, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Petunjuk-petunjuk di bawah ini hendaknya dibaca dan dipahami.

  1. Mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah membersihkan mata.
  2. Menjaga kebersihan badan termasuk muka dengan mandi teratur menggunakan sabun.
  3. Mencuci tangan bersih menggunakan sabun setelah buang air besar dan buang air kecil.
  4. Segera gunakan obat yang diresepkan sesuai dengan petunjuk Dokter.
  5. Menjaga agar mata yang dioperasi tidak terkena air sampai waktu kontrol ke Dokter besok harinya.
  6. Memakai pelindung khusus mata (dop) pada malam hari selama 1 minggu setelah operasi (atau sesuai petunjuk Dokter).
  7. Melindungi mata dari lingkungan yang berdebu atau kotor.
  8. Mata yang dioperasi tidak boleh terpukul dan jangan digosok-gosok.
  9. Setelah operasi pada umumnya pasien akan mengalami:
  1. Penglihatan kabur.
  2. Mata rasa mengganjal.
  3. Mata berair selama kurang lebih 6 jam.
  4. Penglihatan warna akan mengalami gangguan selama satu atau dua hari setelah operasi.
  1. Apabila dalam masa pemulihan penglihatan menjadi kabur, mata merah dan/atau mata terasa sakit, harus segera datang ke Klinik Mata Nusantara terdekat untuk diperiksa oleh Dokter Spesialis Mata yang ada.

Cara pemakaian obat tetes

  • Cuci tangan menggunakan sabun sebelum dan sesudah meneteskan obat.
  • Periksa nama obat sebelum menetes obat.
  • Kocok kemasan obat dahulu sebelum dipakai.
  • Jangan sentuh ujung botol/penutup.

Bila ada pertanyaan dan keluhan silakan menghubungi KMN.

 

PETUNJUK PASCA SUNTIKAN  AVASTIN/LUCENTIS® INTRAVITREAL

Petunjuk-petunjuk di bawah ini hendaknya dibaca dan dipahami.

  1. Selama satu atau dua jam setelah tindakan, penglihatan Anda mungkin akan terasa agak kabur dan mengganjal. Obat tetes yang diberikan akan membantu menghilangkan rasa ganjalan ini.
  2. Selama satu atau dua hari setelah tindakan, Anda mungkin akan melihat bayangan seperti awan atau sarang laba-laba. Bayangan ini adalah obat yang disuntikan dan tidak berbahaya.
  3. Pada waktu dilakukan penyuntikan kadang-kadang ada pembuluh darah kapiler dipermukaan mata yang mengalami perdarahan. Perdarahan ini bisa menyebabkan warna merah pada mata namun tidak berbahaya. Biasanya akan hilang dalam waktu satu atau dua minggu.
  4. Setelah penyuntikan intravitreal umumnya pasien tidak perlu kontrol keesokan harinya dan tidak ada larangan untuk kegiatan normal termasuk mandi, cuci muka dll.
  5. Apabila mata yang dilakukan penyuntikan mengalami kabur dan/atau terasa sakit, harus segera datang ke Klinik Mata Nusantara terdekat untuk diperiksa oleh Dokter Spesialis Mata yang ada.

Cara pemakaian obat tetes

  • Cuci tangan menggunakan sabun sebelum dan sesudah meneteskan obat.
  • Periksa nama obat sebelum menetes obat.
  • Jangan sentuh ujung penutup.

Bila ada pertanyaan dan keluhan silakan menghubungi KMN.

 

PETUNJUK UMUM PASKA PROSEDUR LASER INDIRECT OPTHALMOSCOPY (LIO)

  1. Tindakan laser retina dengan menggunakan indirect ophthalmoscope (LIO) biasanya dikerjakan dengan bius lokal (suntikan). Karena itu mata harus dibalut selama 12 jam setelah tindakan untuk menghindari komplikasi akibat pembiusan lokal.
  2. Setelah 12 jam balutan boleh dibuka sendiri dan pasien sudah diperbolehkan mencuci muka dengan bebas.
  3. Setelah tindakan, mata anda mungkin akan mengalami pembengkakan dan kulitnya berwarna merah atau biru akibat suntikan. Biasanya pembengkakan ini akan hilang dalam waktu satu minggu.
  4. Pada umumnya setelah LIO pasien tidak perlu kontrol kembali ke dokter pada  keesokan harinya.
  5. Bila ada keluhan pada mata Anda paska prosedur ini, segera hubungi Klinik Mata Nusantara.

 

PETUNJUK PASCA OPERASI RETINA

Petunjuk-petunjuk di bawah ini hendaknya dibaca dan dipahami.

  1. Tergantung jenis operasi retina, ada kemungkinan bahwa mata Anda akan merah dan bengkak setelah operasi. Bengkak umumnya akan berkurang setelah satu minggu, akan tetapi warna merah pada mata bisa bertahan lebih dari tiga bulan. Biasanya mata pasien pasca operasi retina harus dibalut selama satu minggu.
  2. Apabila mata Anda diisi gas pada waktu operasi, Anda akan diminta untuk mempertahankan posisi tengkurap. Posisi tengkurap harus dipertahankan terus menerus kecuali waktu ke kamar mandi atau sedang makan.
  3. Anda tidak diperbolehkan naik pesawat terbang selama ada gas di dalam mata.
  4. Apabila mata Anda diisi minyak silicon pada waktu operasi, umumnya tidak ada larangan naik pesawat terbang dan tidak perlu tengkurap. Silikon biasanya harus dikeluarkan dari mata setelah ± 1 - 3 bulan.
  5. Balutan tidak boleh dibuka sampai keesokan hari saat kontrol ke Dokter. Setelah diperiksa oleh Dokter, mungkin Anda diperkenankan untuk mandi tetapi harus hari-hati waktu cuci muka untuk menghindari cedera pada mata.
  6. Apabila dalam masa pemulihan mata Anda menjadi lebih sakit dari biasanya atau penglihatan Anda tiba-tiba menjadi kabur kembali, Anda harus segara datang ke Klinik Mata Nusantara terdekat untuk diperiksa oleh Dokter Spesialis Mata yang ada.
  7. Kemungkinan terjadinya komplikasi setelah operasi retina cukup tinggi dibanding dengan operasi mata lainnya, sehingga penting untuk kontrol teratur ke Dokter.

Cara pemakaian obat tetes mata                                                                                                        

  • Cuci tangan menggunakan sabun sebelum dan sesudah meneteskan obat.
  • Periksa nama obat sebelum menetes obat.
  • Jangan sentuh ujung penutup.

Bila ada pertanyaan dan keluhan silakan menghubungi KMN.

 

PETUNJUK BAGI PASIEN SETELAH MENJALANI TINDAKAN LASIK                                              

Setelah menjalani tindakan LASIK, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Petunjuk-petunjuk di bawah ini hendaknya dibaca dan dipahami.

  1. Cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah:
    1. Membersihkan mata.
    2. Memberikan obat  tetes mata.
  2. Cuci tangan dengan bersih menggunakan sabun setelah buang air besar dan buang air kecil.
  3. Segera gunakan obat yang diresepkan sesuai dengan petunjuk Dokter.
  4. Cara pemakaian obat tetes
  • Periksa nama obat sebelum menetes obat.
  • Kocok kemasan obat dahulu sebelum dipakai.
  • Jangan sentuh ujung botol/penutup.

HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN SETELAH TINDAKAN

24 Jam 

Sampai dengan
 3 hari

Sampai dengan
 5 hari

Sampai dengan
 1 minggu

Sampai dengan
 2 minggu

Sesuai petunjuk Dokter

Menggosok mata

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

 

Membasuh muka

Tidak

Ya

Ya

Ya

Ya

 

Mata terkena air

Tidak

Tidak

Tidak

     

Memakai make up pada sekitar mata

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

 

Memakai pelindung khusus mata (DOP) pada malam hari

Ya

Ya

Ya

Ya

Tidak

 

Memakai kaca mata atau sun glasses bila di luar rumah

(bila tidak nyaman)

Ya

Ya

Ya

Ya

Ya

ya

Minum obat penghilang rasa sakit (bila perlu)

Ya

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

Ya

Mata terkena percikan air sabun dan shampo

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

   

Berenang atau spa

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

Ya

Melindungi mata dari lingkungan yang sangat berdebu/kotor

Ya

Ya

Ya

Ya

Ya

 

 

Keterangan:

Tidak: Tidak Boleh Dilakukan.

Ya: Boleh Dilakukan.

 

Efek samping sementara yang paling umum dirasakan pasien setelah tindakan LASIK

  • Mata Kering (dry eyes)
  • Silau
  • Tajam penglihatan tidak stabil.
  • Penglihatan jarak jauh akan membaik lebih cepat dari penglihatan jarak dekat (membaca).

 

Efek samping yang lebih jarang dirasakan pasien setelah tindakan LASIK

  • Peningkatan sementara tekanan bola mata.
  • Koreksi berlebihan sehingga mata menjadi rabun dekat (hipermetrop).
  • Astigmat yang tidak beraturan (irregular astigmatism).
  • Radang kornea steril.
  • Infeksi atau tukak kornea (sangat jarang).

Bila ada pertanyaan dan keluhan silakan menghubungi KMN.

 

SETELAH OPERASI

 Anda diberi penenang atau anestesi, Anda mungkin akan merasa mengantuk atau agak pusing selama 24 jam. Untuk keamanan dan perlindungan Anda, diharapkan untuk tidak:
• Mengkonsumsi minuman beralkohol
• Mengendarai kendaraan atau mengoperasikan peralatan mesin
• Menentukan keputusan penting atau menanda-tangani kontrak
• Melakukan sesuatu yang membutuhkan koordinasi atau terus menerus berjaga selama waktu ini

Disarankan agar Anda mengatur seorang keluarga/teman untuk:
Menjemput Anda
Menemani Anda selama 24 jam setelah operasi

Setelah selesai operasi, Anda akan beristirahat selama beberapa jam di Ruang Pemulihan / Recovery Room, sebelum Anda dipastikan siap untuk pulang.

Jika Anda hanya diberi pembiusan lokal maka waktu penyembuhan Anda akan lebih singkat. Hidangan kecil sebagai penyegar akan disajikan sesaat sebelum Anda pulang.
Perawat akan memberikan Anda instruksi tertulis dan menjelaskannya kepada Anda pada saat Anda sudah siap untuk pulang.

Petunjuk Umum :

 

PETUNJUK PASCA OPERASI KATARAK (FAKOEMULSIFIKASI) DENGAN KASSA PENUTUP MATA

Setelah menjalani operasi KATARAK, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Petunjuk-petunjuk di bawah ini hendaknya dibaca dan dipahami.

  1. Cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah membersihkan mata.
  2. Jaga kebersihan badan termasuk muka dengan mandi teratur menggunakan sabun.
  3. Cuci tangan bersih menggunakan sabun setelah buang air besar dan buang air kecil.
  4. Setelah operasi, mata akan ditutup dengan kassa dan baru boleh dibuka oleh perawat pada waktu kontrol ke klinik besok harinya.
  5. Menjaga agar mata yang dioperasi tidak terkena air sampai waktu kontrol ke dokter besok harinya atau sesuai petunjuk Dokter.
  6. Obat tetes digunakan setelah kassa dibuka atau sesuai petunjuk Dokter.
  7. Setelah penutup mata dibuka, kadang-kadang tampak:
    1. Bola mata merah.
    2. Kelopak mata bisa terlihat memar dikarenakan suntikan anestesi pada kelopak mata, tanda-tanda ini umumnya akan hilang setelah 1 minggu.
  8. Memakai pelindung khusus mata (DOP) pada malam hari selama 1 minggu setelah operasi (atau sesuai petunjuk Dokter).
  9. Melindungi mata dari lingkungan yang berdebu atau kotor.
  10. Mata yang dioperasi tidak boleh terpukul dan jangan digosok-gosok.
  11. Setelah operasi pada umumnya pasien akan mengalami:
    1. Penglihatan kabur.
    2. Mata rasa mengganjal.
    3. Penglihatan warna akan mengalami gangguan selama satu atau dua hari setelah operasi.
  1. Apabila dalam masa pemulihan penglihtan menjadi kabur kembali, mata merah dan/atau mata terasa sakit, harus segera datang ke Klinik Mata Nusantara terdekat untuk diperiksa oleh dokter yang ada.

 

Cara pemakaian obat tetes

  • Cuci tangan menggunakan sabun sebelum dan sesudah meneteskan obat.
  • Periksa nama obat sebelum menetes obat.
  • Kocok kemasan obat dahulu sebelum dipakai.
  • Jangan sentuh ujung botol/penutup.

Bila ada pertanyaan dan keluhan silakan menghubungi KMN.

 

PETUNJUK PASCA OPERASI KATARAK DENGAN TEKNIK FAKOEMULSIFIKASI TANPA KASSA PENUTUP MATA

Setelah menjalani operasi KATARAK, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Petunjuk-petunjuk di bawah ini hendaknya dibaca dan dipahami.

  1. Mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah membersihkan mata.
  2. Menjaga kebersihan badan termasuk muka dengan mandi teratur menggunakan sabun.
  3. Mencuci tangan bersih menggunakan sabun setelah buang air besar dan buang air kecil.
  4. Segera gunakan obat yang diresepkan sesuai dengan petunjuk Dokter.
  5. Menjaga agar mata yang dioperasi tidak terkena air sampai waktu kontrol ke Dokter besok harinya.
  6. Memakai pelindung khusus mata (dop) pada malam hari selama 1 minggu setelah operasi (atau sesuai petunjuk Dokter).
  7. Melindungi mata dari lingkungan yang berdebu atau kotor.
  8. Mata yang dioperasi tidak boleh terpukul dan jangan digosok-gosok.
  9. Setelah operasi pada umumnya pasien akan mengalami:
  1. Penglihatan kabur.
  2. Mata rasa mengganjal.
  3. Mata berair selama kurang lebih 6 jam.
  4. Penglihatan warna akan mengalami gangguan selama satu atau dua hari setelah operasi.
  1. Apabila dalam masa pemulihan penglihatan menjadi kabur, mata merah dan/atau mata terasa sakit, harus segera datang ke Klinik Mata Nusantara terdekat untuk diperiksa oleh Dokter Spesialis Mata yang ada.

Cara pemakaian obat tetes

  • Cuci tangan menggunakan sabun sebelum dan sesudah meneteskan obat.
  • Periksa nama obat sebelum menetes obat.
  • Kocok kemasan obat dahulu sebelum dipakai.
  • Jangan sentuh ujung botol/penutup.

Bila ada pertanyaan dan keluhan silakan menghubungi KMN.

 

PETUNJUK PASCA SUNTIKAN  AVASTIN/LUCENTIS® INTRAVITREAL

Petunjuk-petunjuk di bawah ini hendaknya dibaca dan dipahami.

  1. Selama satu atau dua jam setelah tindakan, penglihatan Anda mungkin akan terasa agak kabur dan mengganjal. Obat tetes yang diberikan akan membantu menghilangkan rasa ganjalan ini.
  2. Selama satu atau dua hari setelah tindakan, Anda mungkin akan melihat bayangan seperti awan atau sarang laba-laba. Bayangan ini adalah obat yang disuntikan dan tidak berbahaya.
  3. Pada waktu dilakukan penyuntikan kadang-kadang ada pembuluh darah kapiler dipermukaan mata yang mengalami perdarahan. Perdarahan ini bisa menyebabkan warna merah pada mata namun tidak berbahaya. Biasanya akan hilang dalam waktu satu atau dua minggu.
  4. Setelah penyuntikan intravitreal umumnya pasien tidak perlu kontrol keesokan harinya dan tidak ada larangan untuk kegiatan normal termasuk mandi, cuci muka dll.
  5. Apabila mata yang dilakukan penyuntikan mengalami kabur dan/atau terasa sakit, harus segera datang ke Klinik Mata Nusantara terdekat untuk diperiksa oleh Dokter Spesialis Mata yang ada.

Cara pemakaian obat tetes

  • Cuci tangan menggunakan sabun sebelum dan sesudah meneteskan obat.
  • Periksa nama obat sebelum menetes obat.
  • Jangan sentuh ujung penutup.

Bila ada pertanyaan dan keluhan silakan menghubungi KMN.

 

PETUNJUK UMUM PASKA PROSEDUR LASER INDIRECT OPTHALMOSCOPY (LIO)

  1. Tindakan laser retina dengan menggunakan indirect ophthalmoscope (LIO) biasanya dikerjakan dengan bius lokal (suntikan). Karena itu mata harus dibalut selama 12 jam setelah tindakan untuk menghindari komplikasi akibat pembiusan lokal.
  2. Setelah 12 jam balutan boleh dibuka sendiri dan pasien sudah diperbolehkan mencuci muka dengan bebas.
  3. Setelah tindakan, mata anda mungkin akan mengalami pembengkakan dan kulitnya berwarna merah atau biru akibat suntikan. Biasanya pembengkakan ini akan hilang dalam waktu satu minggu.
  4. Pada umumnya setelah LIO pasien tidak perlu kontrol kembali ke dokter pada  keesokan harinya.
  5. Bila ada keluhan pada mata Anda paska prosedur ini, segera hubungi Klinik Mata Nusantara.

 

PETUNJUK PASCA OPERASI RETINA

Petunjuk-petunjuk di bawah ini hendaknya dibaca dan dipahami.

  1. Tergantung jenis operasi retina, ada kemungkinan bahwa mata Anda akan merah dan bengkak setelah operasi. Bengkak umumnya akan berkurang setelah satu minggu, akan tetapi warna merah pada mata bisa bertahan lebih dari tiga bulan. Biasanya mata pasien pasca operasi retina harus dibalut selama satu minggu.
  2. Apabila mata Anda diisi gas pada waktu operasi, Anda akan diminta untuk mempertahankan posisi tengkurap. Posisi tengkurap harus dipertahankan terus menerus kecuali waktu ke kamar mandi atau sedang makan.
  3. Anda tidak diperbolehkan naik pesawat terbang selama ada gas di dalam mata.
  4. Apabila mata Anda diisi minyak silicon pada waktu operasi, umumnya tidak ada larangan naik pesawat terbang dan tidak perlu tengkurap. Silikon biasanya harus dikeluarkan dari mata setelah ± 1 - 3 bulan.
  5. Balutan tidak boleh dibuka sampai keesokan hari saat kontrol ke Dokter. Setelah diperiksa oleh Dokter, mungkin Anda diperkenankan untuk mandi tetapi harus hari-hati waktu cuci muka untuk menghindari cedera pada mata.
  6. Apabila dalam masa pemulihan mata Anda menjadi lebih sakit dari biasanya atau penglihatan Anda tiba-tiba menjadi kabur kembali, Anda harus segara datang ke Klinik Mata Nusantara terdekat untuk diperiksa oleh Dokter Spesialis Mata yang ada.
  7. Kemungkinan terjadinya komplikasi setelah operasi retina cukup tinggi dibanding dengan operasi mata lainnya, sehingga penting untuk kontrol teratur ke Dokter.

Cara pemakaian obat tetes mata                                                                                                        

  • Cuci tangan menggunakan sabun sebelum dan sesudah meneteskan obat.
  • Periksa nama obat sebelum menetes obat.
  • Jangan sentuh ujung penutup.

Bila ada pertanyaan dan keluhan silakan menghubungi KMN.

 

PETUNJUK BAGI PASIEN SETELAH MENJALANI TINDAKAN LASIK                                              

Setelah menjalani tindakan LASIK, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Petunjuk-petunjuk di bawah ini hendaknya dibaca dan dipahami.

  1. Cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah:
    1. Membersihkan mata.
    2. Memberikan obat  tetes mata.
  2. Cuci tangan dengan bersih menggunakan sabun setelah buang air besar dan buang air kecil.
  3. Segera gunakan obat yang diresepkan sesuai dengan petunjuk Dokter.
  4. Cara pemakaian obat tetes
  • Periksa nama obat sebelum menetes obat.
  • Kocok kemasan obat dahulu sebelum dipakai.
  • Jangan sentuh ujung botol/penutup.

HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN SETELAH TINDAKAN

24 Jam 

Sampai dengan
 3 hari

Sampai dengan
 5 hari

Sampai dengan
 1 minggu

Sampai dengan
 2 minggu

Sesuai petunjuk Dokter

Menggosok mata

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

 

Membasuh muka

Tidak

Ya

Ya

Ya

Ya

 

Mata terkena air

Tidak

Tidak

Tidak

     

Memakai make up pada sekitar mata

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

 

Memakai pelindung khusus mata (DOP) pada malam hari

Ya

Ya

Ya

Ya

Tidak

 

Memakai kaca mata atau sun glasses bila di luar rumah

(bila tidak nyaman)

Ya

Ya

Ya

Ya

Ya

ya

Minum obat penghilang rasa sakit (bila perlu)

Ya

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

Ya

Mata terkena percikan air sabun dan shampo

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

   

Berenang atau spa

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

Ya

Melindungi mata dari lingkungan yang sangat berdebu/kotor

Ya

Ya

Ya

Ya

Ya

 

 

Keterangan:

Tidak: Tidak Boleh Dilakukan.

Ya: Boleh Dilakukan.

 

Efek samping sementara yang paling umum dirasakan pasien setelah tindakan LASIK

  • Mata Kering (dry eyes)
  • Silau
  • Tajam penglihatan tidak stabil.
  • Penglihatan jarak jauh akan membaik lebih cepat dari penglihatan jarak dekat (membaca).

 

Efek samping yang lebih jarang dirasakan pasien setelah tindakan LASIK

  • Peningkatan sementara tekanan bola mata.
  • Koreksi berlebihan sehingga mata menjadi rabun dekat (hipermetrop).
  • Astigmat yang tidak beraturan (irregular astigmatism).
  • Radang kornea steril.
  • Infeksi atau tukak kornea (sangat jarang).

Bila ada pertanyaan dan keluhan silakan menghubungi KMN.

 

Pemantauan pasca operasi
Setelah operasi, Anda akan ditelepon oleh staf kami untuk memantau keadaan Anda. Apabila dalam masa pemulihan penglihatan Anda menjadi kabur kembali dan/atau mata terasa sakit, Anda harus segera datang ke Klinik Mata Nusantara terdekat untuk diperiksa oleh dokter mata yang bertugas.

Kunjungan pasca operasi
Setelah operasi, biasanya Anda perlu kontrol kembali ke dokter mata Anda keesokan harinya. Kunjungan berikutnya bergantung pada jenis operasi dan kondisi mata Anda. Dokter mata Anda akan memberitahukan kepada Anda kapan Anda perlu kembali untuk kunjungan berikutnya. Informasi ini hanyalah pedoman umum. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi dokter spesialis mata Anda atau hubungi KLINIK MATA NUSANTARA.
Halaman: 2 / 2
Professional Endorsements
Professional Endorsements

Professional endorsements from Professor Ian Constable, A/Prof I-van Ho, and Professor Ian McAllister

Kebersihan mata untuk “Blepharitis”
Kebersihan mata untuk “Blepharitis”

Blepharitis artinya peradangan pada kelopak mata, terutama di bagian bulu mata dan biasanya terjadi karena kelenjar minyak kecil yang terletak di dekat pangkal bulu mata mengalami kerusakan, karena itulah yang menyebabkan kelopak mata meradang, iritasi dan gatal.

Retina

Mekky Imam

"Pertama kali saya datang ke KMN karena saya butuh pengobatan retina mata saya. Penglihatan saya sangat buruk sekali karena  ada masalah di retina saya. Namun ketika saya tiba di KMN, Staff, bahkan security disana sangat membantu saya dalam menjalankan segala prosedur pengobatan retina yang saya butuhkan, keramahtamahan mereka sangat membantu saya. Mereka betul-betul menuntun kita untuk bertemu dengan dokter retina yang mempunyai keahlian yang sesuai dengan penyakit yang saya derita. Saya berterimakasih sekali untuk KMN terutama dengan Dr Sjakon yang sudah menangani operasi dan pengobatan retina mata saya dan sekarang penglihatan saya sudah membaik dan saya bisa melihat kembali secara normal."

*** Note: Results depend on various atopic individuals. 

 

Mekky Imam
Saat itu saya sudah tidak bisa melihat, tapi staff dan dokter KMN menuntun kita untuk bertemu dengan dokter retina yang mempunyai keahlian yang sesuai dengan apa yang saya derita.

Mekky Imam

"Pertama kali saya datang ke KMN karena saya butuh pengobatan retina mata saya. Penglihatan saya sangat buruk sekali karena  ada masalah di retina saya. Namun ketika saya tiba di KMN, Staff, bahkan security disana sangat membantu saya dalam menjalankan segala prosedur pengobatan retina yang saya butuhkan, keramahtamahan mereka sangat membantu saya. Mereka betul-betul menuntun kita untuk bertemu dengan dokter retina yang mempunyai keahlian yang sesuai dengan penyakit yang saya derita. Saya berterimakasih sekali untuk KMN terutama dengan Dr Sjakon yang sudah menangani operasi dan pengobatan retina mata saya dan sekarang penglihatan saya sudah membaik dan saya bisa melihat kembali secara normal."

*** Note: Results depend on various atopic individuals. 

 

Mekky Imam

"Pertama kali saya datang ke KMN karena saya butuh pengobatan retina mata saya. Penglihatan saya sangat buruk sekali karena  ada masalah di retina saya. Namun ketika saya tiba di KMN, Staff, bahkan security disana sangat membantu saya dalam menjalankan segala prosedur pengobatan retina yang saya butuhkan, keramahtamahan mereka sangat membantu saya. Mereka betul-betul menuntun kita untuk bertemu dengan dokter retina yang mempunyai keahlian yang sesuai dengan penyakit yang saya derita. Saya berterimakasih sekali untuk KMN terutama dengan Dr Sjakon yang sudah menangani operasi dan pengobatan retina mata saya dan sekarang penglihatan saya sudah membaik dan saya bisa melihat kembali secara normal."

*** Note: Results depend on various atopic individuals. 

 

klik tombol "play" untuk melihat video
Halaman: 1 / 4

LASIK

Agni Pratistha

“Aku operasinya pake mesin baru, namanya IFS Advanced Femtosecond Laser,… hanya 10 detik (pembuatan flap), lebih nyaman dan lebih presisi. Ternyata memang prosesnya lebih cepat dan tidak sakit."

*Efek mungkin berbeda tergantung kondisi fisik pasien

Agni Pratistha
“Aku operasinya pake mesin baru, namanya IFS Advanced Femtosecond Laser,… hanya 10 detik (pembuatan flap), lebih nyaman dan lebih presisi." *Efek mungkin berbeda tergantung kondisi fisik pasien

Agni Pratistha

“Aku operasinya pake mesin baru, namanya IFS Advanced Femtosecond Laser,… hanya 10 detik (pembuatan flap), lebih nyaman dan lebih presisi. Ternyata memang prosesnya lebih cepat dan tidak sakit."

*Efek mungkin berbeda tergantung kondisi fisik pasien

Agni Pratistha

“Aku operasinya pake mesin baru, namanya IFS Advanced Femtosecond Laser,… hanya 10 detik (pembuatan flap), lebih nyaman dan lebih presisi. Ternyata memang prosesnya lebih cepat dan tidak sakit."

*Efek mungkin berbeda tergantung kondisi fisik pasien

klik tombol "play" untuk melihat video
Halaman: 2 / 4

Katarak

Michael Yamashita - National Geographic Photographer

“As a photographer, my vision is the most important thing. Dr. Sjakon told me what a New York doctor failed to diagnose. he told me I had a cataract, and would need operation within a year. … Why would I want to get my operation done in the US, when the best doctors are right here? I had a very good experience, I suffered no discomfort to my eyes, the operation didn’t take much times, but the best thing is after the operation… It’s like a filter being removed from your eyes. I now have a good vision." 

*** Note: Results depend on various atopic individuals

Michael Yamashita - National Geographic Photographer
“Why would I want to get my operation done in the US, when the best doctors are right here? I had a very good experience. it’s like unbelieveable, It’s like a filter being removed from your eyes” *** Note: Results depend on various atopic individuals

Michael Yamashita - National Geographic Photographer

“As a photographer, my vision is the most important thing. Dr. Sjakon told me what a New York doctor failed to diagnose. he told me I had a cataract, and would need operation within a year. … Why would I want to get my operation done in the US, when the best doctors are right here? I had a very good experience, I suffered no discomfort to my eyes, the operation didn’t take much times, but the best thing is after the operation… It’s like a filter being removed from your eyes. I now have a good vision." 

*** Note: Results depend on various atopic individuals

Michael Yamashita - National Geographic Photographer

“As a photographer, my vision is the most important thing. Dr. Sjakon told me what a New York doctor failed to diagnose. he told me I had a cataract, and would need operation within a year. … Why would I want to get my operation done in the US, when the best doctors are right here? I had a very good experience, I suffered no discomfort to my eyes, the operation didn’t take much times, but the best thing is after the operation… It’s like a filter being removed from your eyes. I now have a good vision." 

*** Note: Results depend on various atopic individuals

klik tombol "play" untuk melihat video
Joe McAlleer - Vice President Bank of America (retired)

”My experience at Klinik Mata Nusantara has been excellent. I came for cataract surgery. From the moment I entered the clinic I was very impressed with the quality of the reception staff, the ambience, everyone was efficient, courteous, smiling, and it did not stop there, the surgery went excellent, my eye sight has been corrected, cataracts are gone, I no longer need glasses. I must say that as an American I’ve been in medical facilities throughout the world including US and Europe, and none have been as impressive as what I experienced here. It’s truly world class. They  have the sophisticated level of equipment, and I recommend anyone that requires eye surgery to come to this clinic. thank you to Dr. Hadi, you did an excellent job."

*Effect may vary depending on the user’s physical condition

Joe McAlleer - Vice President Bank of America (retired)
“I had cataract surgery at KMN, none have been as impressive as what I experienced here. It’s truly world class and I recommend anyone that requires eye surgery to come to KMN.” *Effect may vary depending on the user’s physical condition

Joe McAlleer - Vice President Bank of America (retired)

”My experience at Klinik Mata Nusantara has been excellent. I came for cataract surgery. From the moment I entered the clinic I was very impressed with the quality of the reception staff, the ambience, everyone was efficient, courteous, smiling, and it did not stop there, the surgery went excellent, my eye sight has been corrected, cataracts are gone, I no longer need glasses. I must say that as an American I’ve been in medical facilities throughout the world including US and Europe, and none have been as impressive as what I experienced here. It’s truly world class. They  have the sophisticated level of equipment, and I recommend anyone that requires eye surgery to come to this clinic. thank you to Dr. Hadi, you did an excellent job."

*Effect may vary depending on the user’s physical condition

Joe McAlleer - Vice President Bank of America (retired)

”My experience at Klinik Mata Nusantara has been excellent. I came for cataract surgery. From the moment I entered the clinic I was very impressed with the quality of the reception staff, the ambience, everyone was efficient, courteous, smiling, and it did not stop there, the surgery went excellent, my eye sight has been corrected, cataracts are gone, I no longer need glasses. I must say that as an American I’ve been in medical facilities throughout the world including US and Europe, and none have been as impressive as what I experienced here. It’s truly world class. They  have the sophisticated level of equipment, and I recommend anyone that requires eye surgery to come to this clinic. thank you to Dr. Hadi, you did an excellent job."

*Effect may vary depending on the user’s physical condition

klik tombol "play" untuk melihat video
Halaman: 3 / 4

Katarak

Pauline

“Puji Tuhan, prosesnya cepat. Setelah dioperasi, penglihatan saya yang dulu kabur karena katarak, sekarang  sudah kembali normal. Saya sudah bisa  melihat dengan jelas lagi, dan saya dapat (kembali) mengerjakan hobi saya."

*Efek mungkin berbeda tergantung kondisi fisik pasien

Pauline
“Puji Tuhan, prosesnya cepat. Setelah dioperasi, penglihatan saya yang dulu kabur karena katarak, sekarang sudah kembali normal.” *Efek mungkin berbeda tergantung kondisi fisik pasien

Pauline

“Puji Tuhan, prosesnya cepat. Setelah dioperasi, penglihatan saya yang dulu kabur karena katarak, sekarang  sudah kembali normal. Saya sudah bisa  melihat dengan jelas lagi, dan saya dapat (kembali) mengerjakan hobi saya."

*Efek mungkin berbeda tergantung kondisi fisik pasien

Pauline

“Puji Tuhan, prosesnya cepat. Setelah dioperasi, penglihatan saya yang dulu kabur karena katarak, sekarang  sudah kembali normal. Saya sudah bisa  melihat dengan jelas lagi, dan saya dapat (kembali) mengerjakan hobi saya."

*Efek mungkin berbeda tergantung kondisi fisik pasien

klik tombol "play" untuk melihat video
Frans Tumbel

“Begitu keluar (operasi), antara pasien kita saling menanya.. ternyata tidak sesakit yang dibayangkan.. Senangnya semua terlihat lebih jelas. Kesenangan itu memang tidak bisa dibalas."

*Efek mungkin berbeda tergantung kondisi fisik pasien

Frans Tumbel
“Begitu keluar (operasi, antara pasien) kita saling menanya.. ternyata tidak ada yang merasa sakit apa-apa.. Senangnya semua terlihat jelas. Kesenangan itu memang tidak bisa dibalas.” *Efek mungkin berbeda tergantung kondisi fisik pasien

Frans Tumbel

“Begitu keluar (operasi), antara pasien kita saling menanya.. ternyata tidak sesakit yang dibayangkan.. Senangnya semua terlihat lebih jelas. Kesenangan itu memang tidak bisa dibalas."

*Efek mungkin berbeda tergantung kondisi fisik pasien

Frans Tumbel

“Begitu keluar (operasi), antara pasien kita saling menanya.. ternyata tidak sesakit yang dibayangkan.. Senangnya semua terlihat lebih jelas. Kesenangan itu memang tidak bisa dibalas."

*Efek mungkin berbeda tergantung kondisi fisik pasien

klik tombol "play" untuk melihat video
Halaman: 4 / 4