Retina1
Retina2
Retina3
Retina4

Retina

Unit Pelayanan Retina KMN memiliki ahli bedah retina dan “medical retina” terbaik di Indonesia, dan dilengkapi dengan peralatan diagnostik dan bedah tercanggih dalam bidang pelayanan retina di seluruh Indonesia. Semua ahli bedah vitreoretinal kami wajib menjalani fellowship di luar negeri selama minimal satu tahun. Mereka secara rutin melakukan bedah retina yang sulit seperti vitrektomi pada kondisi-kondisi berikut: ablasio retina, macular pucker, macular holes, proliferative diabetic retinopathy, retinopati prematuritas, perdarahan retina, dan komplikasi akibat operasi katarak.

Retina

Unit Pelayanan Retina KMN memiliki ahli bedah retina dan “medical retina” terbaik di Indonesia, dan dilengkapi dengan peralatan diagnostik dan bedah tercanggih dalam bidang pelayanan retina di seluruh Indonesia. Semua ahli bedah vitreoretinal kami wajib menjalani fellowship di luar negeri selama minimal satu tahun. Mereka secara rutin melakukan bedah retina yang sulit seperti vitrektomi pada kondisi-kondisi berikut: ablasio retina, macular pucker, macular holes, proliferative diabetic retinopathy, retinopati prematuritas, perdarahan retina, dan komplikasi akibat operasi katarak. Unit Medical Retina di KMN menggunakan peralatan diagnostik tercanggih untuk mengatasi kondisi sepertiAge Related Macular Degeneration (AMD), Polypoidal Choroidal Vasculopathy (PCV), Central Serous Choreoretinopathy (CSR), Diabetic Retinopathy, Diabetic Macular Edema, Central Retinal Vein Occlusion (CRVO), dan Branch Retinal Vein Occlusion (BRVO).

 

Saat ini, KMN merupakan satu-satunya institusi di Indonesia yang memiliki Heidelberg Spectralis, peralatan diagnostik yang dapat menjalankan Flourescein Angiography, Indocyanine Green Angiography, dan OCT secara bersamaan.

Retina

Unit Pelayanan Retina KMN memiliki ahli bedah retina dan “medical retina” terbaik di Indonesia, dan dilengkapi dengan peralatan diagnostik dan bedah tercanggih dalam bidang pelayanan retina di seluruh Indonesia. Semua ahli bedah vitreoretinal kami wajib menjalani fellowship di luar negeri selama minimal satu tahun. Mereka secara rutin melakukan bedah retina yang sulit seperti vitrektomi pada kondisi-kondisi berikut: ablasio retina, macular pucker, macular holes, proliferative diabetic retinopathy, retinopati prematuritas, perdarahan retina, dan komplikasi akibat operasi katarak. Unit Medical Retina di KMN menggunakan peralatan diagnostik tercanggih untuk mengatasi kondisi sepertiAge Related Macular Degeneration (AMD), Polypoidal Choroidal Vasculopathy (PCV), Central Serous Choreoretinopathy (CSR), Diabetic Retinopathy, Diabetic Macular Edema, Central Retinal Vein Occlusion (CRVO), dan Branch Retinal Vein Occlusion (BRVO).

 

Saat ini, KMN merupakan satu-satunya institusi di Indonesia yang memiliki Heidelberg Spectralis, peralatan diagnostik yang dapat menjalankan Flourescein Angiography, Indocyanine Green Angiography, dan OCT secara bersamaan.

Surgical Retina

Keenam ahli bedah vitreo-retina KMN telah menjalani fellowship di luar negeri selama minimal satu tahun. Tiga dari mereka menjalani fellowship di Australia, dua di Thailand, dan satu di Jepang serta Singapur.

Ahli bedah KMN secara rutin melakukan bedah retina yang sulit seperti vitrektomi pada kondisi-kondisi berikut: ablasio retina (retina yang lepas), macular pucker (makula yang mengerut), macular holes (makula yang berlubang), proliferative diabetic retinopathy (komplikasi pada retina akibat retinopati diabetic yang sudah berlanjut), dan retinopati prematuritas (lepasnya retina akibat retinopati prematuritas)

Surgical Retina

Keenam ahli bedah vitreo-retina KMN telah menjalani fellowship di luar negeri selama minimal satu tahun. Tiga dari mereka menjalani fellowship di Australia, dua di Thailand, dan satu di Jepang serta Singapura.

 

Ahli bedah KMN secara rutin melakukan bedah retina yang sulit seperti vitrektomi pada kondisi-kondisi berikut: ablasio retina (retina yang lepas), macular pucker (makula yang mengerut), macular holes (makula yang berlubang), proliferative diabetic retinopathy (komplikasi pada retina akibat retinopati diabetic yang sudah berlanjut), dan retinopati prematuritas (lepasnya retina akibat retinopati prematuritas).

Surgical Retina

Keenam ahli bedah vitreo-retina KMN telah menjalani fellowship di luar negeri selama minimal satu tahun. Tiga dari mereka menjalani fellowship di Australia, dua di Thailand, dan satu di Jepang serta Singapura.

 

Ahli bedah KMN secara rutin melakukan bedah retina yang sulit seperti vitrektomi pada kondisi-kondisi berikut: ablasio retina (retina yang lepas), macular pucker (makula yang mengerut), macular holes (makula yang berlubang), proliferative diabetic retinopathy (komplikasi pada retina akibat retinopati diabetic yang sudah berlanjut), dan retinopati prematuritas (lepasnya retina akibat retinopati prematuritas).

Medical Retina

Unit Pelayanan Medis Retina KMN memiliki peralatan diagnostik yang tercanggih untuk mendiagnosa dan menangani penyakit retina seperti Age Related Macula Degeneration (degenerasi makula yang berhubungan dengan usia), Polypoidal Choroidal Vasculopathy (degenerasi makula yang menyebakan perdarahan dalam bola mata), Central Serous Choreoretinopathy (melepuhnya bagian tengah macula akibat kebocoran pembuluh darah retina), Retinopati Diabetik, serta Diabetic Macular Edema (pembengkakkan makula yang diakibatkan penyakit diabetes).

Medical Retina

Unit Pelayanan Medis Retina KMN memiliki peralatan diagnostik yang tercanggih untuk mendiagnosa dan menangani penyakit retina seperti Age Related Macula Degeneration (degenerasi makula yang berhubungan dengan usia), Polypoidal Choroidal Vasculopathy (degenerasi makula yang menyebabkan perdarahan dalam bola mata), Central Serous Choreoretinopathy (melepuhnya bagian tengah macula akibat kebocoran pembuluh darah retina), Retinopati Diabetik, serta Diabetic Macular Edema (pembengkakan makula yang diakibatkan penyakit diabetes).

 

Pada waktu penulisan, KMN merupakan satu-satunya institusi di Indonesia yang memiliki Heidelberg Spectralis, peralatan diagnostik yang dapat menjalankan Flourescein Angiography, Indocyanine Green Angiography, dan OCT secara bersamaan.

 

KMN juga merupakan satu-satunya institusi kesehatan Indonesia yang melakukan ICG angiography dan Photodynamic Therapy (PDT). ICG merupakan metode terunggul dalam mendiagnosa kondisi Polypoidal Choroidal Vasculopathy (PCV), sedangkan Photodynamic Therapy (PDT) merupakan metode terapi PVC, CSR, dan AMD yang menggunakan laser dingin. Untuk definisi istilah-istilah di atas, baca lebih lanjut di Edukasi Retina .

Medical Retina

Unit Pelayanan Medis Retina KMN memiliki peralatan diagnostik yang tercanggih untuk mendiagnosa dan menangani penyakit retina seperti Age Related Macula Degeneration (degenerasi makula yang berhubungan dengan usia), Polypoidal Choroidal Vasculopathy (degenerasi makula yang menyebabkan perdarahan dalam bola mata), Central Serous Choreoretinopathy (melepuhnya bagian tengah macula akibat kebocoran pembuluh darah retina), Retinopati Diabetik, serta Diabetic Macular Edema (pembengkakan makula yang diakibatkan penyakit diabetes).

 

Pada waktu penulisan, KMN merupakan satu-satunya institusi di Indonesia yang memiliki Heidelberg Spectralis, peralatan diagnostik yang dapat menjalankan Flourescein Angiography, Indocyanine Green Angiography, dan OCT secara bersamaan.

 

KMN juga merupakan satu-satunya institusi kesehatan Indonesia yang melakukan ICG angiography dan Photodynamic Therapy (PDT). ICG merupakan metode terunggul dalam mendiagnosa kondisi Polypoidal Choroidal Vasculopathy (PCV), sedangkan Photodynamic Therapy (PDT) merupakan metode terapi PVC, CSR, dan AMD yang menggunakan laser dingin. Untuk definisi istilah-istilah di atas, baca lebih lanjut di Edukasi Retina .

  • Dr. Ari Djatikusumo, SpM
    Setelah menyelesaikan fellowship retina di Jepang dan Singapore, Dokter Ari kembali ke Indonesia dan bekerja sebagai staff pengajar di ...
  • Dr. Arief Wildan, SpM
    Dokter Arief adalah anggota sub divisi Vitreo-Retina Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro – RS Dr Kariadi Semarang. Dokter Arief ...
  • Dr. Eko Firdianto Karim, SpM
    Setelah menyelesaikan fellowship retina di Lions Eye Institute Perth Australia, Dokter Eko langsung bergabung dengan KMN. Dokter Eko ...
  • Dr. Emil F. Sjahreza, SpM
    Setelah lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dokter Emil bekerja di salah satu cabang KMN yakni di Semarang dari tahun ...
  • Dr. Rini Hersetyati, SpM
    Setelah lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada pada tahun 2000, Dokter Rini menjalani fellowship di RSCM dan JEC sebelum ...
  • Dr. Sjakon G. Tahija, SpM
    Setelah menyelesaikan fellowship retina di Lions Eye Institute, Perth Australia tahun 1994, Dr Tahija kembali ke Indonesia dan bekerja ...
Halaman : 1 dari 2
  • Dr. Upik Mahna Dewi, SpM
    Setelah lulus dari spesialis mata Universitas Gajah Mada pada tahun 2003, sempat bekerja di RSPAD Gatot Subroto selama 1 tahun dan ...
Halaman : 2 dari 2
Mekky Imam

Saat itu saya sudah tidak bisa melihat, tapi saya merasakan keramahan dari security dan petugas yang ada, sangat puas sekali, staff dan dokter KMN menuntun kita untuk bertemu dengan dokter yang mempunyai keahlian yang sesuai dengan apa yang saya derita.

Mekky Imam
Saat itu saya sudah tidak bisa melihat, tapi saya merasakan keramahan dari security dan petugas yang ada, sangat puas sekali, staff dan dokter KMN menuntun kita untuk bertemu dengan dokter yang mempunyai keahlian yang sesuai dengan apa yang saya derita.

Mekky Imam

Pertama kali saya datang ke KMN, saya sudah tidak bisa melihat sama sekali, namun saya masih merasakan keramah-tamahan mulai dari security yang menjaga pintu, dan suster-susternya yang ramah sekali. (Saya) sangat puas sekali, karena dari kita tidak tahu apa – apa mengenai masalah penyakit yang kita derita, harus berobat ke spesialis apa…Staff dan dokter KMN betul-betul menuntun kita untuk bertemu dengan dokter yang mempunyai keahlian yang sesuai dengan apa yang saya derita. Saya berterimakasih sekali untuk KMN terutama dengan Dr Sjakon yang sudah menangani operasi saya, akhirnya operasi saya mendapatkan kebaikan lagi dan saya bisa melihat lagi.

Mekky Imam

Pertama kali saya datang ke KMN, saya sudah tidak bisa melihat sama sekali, namun saya masih merasakan keramah-tamahan mulai dari security yang menjaga pintu, dan suster-susternya yang ramah sekali. (Saya) sangat puas sekali, karena dari kita tidak tahu apa – apa mengenai masalah penyakit yang kita derita, harus berobat ke spesialis apa…Staff dan dokter KMN betul-betul menuntun kita untuk bertemu dengan dokter yang mempunyai keahlian yang sesuai dengan apa yang saya derita. Saya berterimakasih sekali untuk KMN terutama dengan Dr Sjakon yang sudah menangani operasi saya, akhirnya operasi saya mendapatkan kebaikan lagi dan saya bisa melihat lagi.

klik tombol "play" untuk melihat video
Heidelberg Spectralis

Dengan Heidelberg Spectralis, Dokter dapat melakukan pemeriksaan Optical Coherence Tomography (OCT), Fluorescein Angiography (FA) dan Indocyanine Angiography (ICG) secara bersamaan.

 

Kelebihan Heidelberg Spectralis adalah dapat membuat video “real time” fase awal Angiography sehingga dapat menangkap kelainan – kelainan Retina yang mungkin terlewatkan jika diperiksa dengan prosedur lain.

 

Kelebihan lainnya dari alat ini, Dokter dapat langsung melakukan perbandingan di layar komputer antara kondisi retina pasien saat ini dengan kondisi pada pemeriksaan sebelumnya, sehingga sangat membantu dalam penanganan penyakit Retina...

 

Heidelberg Spectralis

Dengan Heidelberg Spectralis, Dokter dapat melakukan pemeriksaan Optical Coherence Tomography (OCT), Fluorescein Angiography (FA) dan Indocyanine Angiography (ICG) secara bersamaan.

 

Kelebihan Heidelberg Spectralis adalah dapat membuat video “real time” fase awal Angiography sehingga dapat menangkap kelainan – kelainan Retina yang mungkin terlewatkan jika diperiksa dengan prosedur lain.

 

Kelebihan lainnya dari alat ini, Dokter dapat langsung melakukan perbandingan di layar komputer antara kondisi retina pasien saat ini dengan kondisi pada pemeriksaan sebelumnya, sehingga sangat membantu dalam penanganan penyakit Retina.

 

(Foto tanggal 4 Desember 2013, sebelum pengobatan)

 

(Foto tanggal 24 April 2014, proses pengobatan)

 

(Foto tanggal 13 Agustus 2014, setelah pengobatan)

 

( Ini merupakan hasil foto dari retina yang normal) 

 

Fungsi lainnya dari alat ini adalah untuk membuat Auto Fluorescein (AF) yang dapat menggambarkan dan membedakan kondisi retina yang berfungsi atau tidak.

 

Saat ini Indocyanine Angiography (ICG) hanya ada di Klinik Mata Nusantara.

Heidelberg Spectralis

Dengan Heidelberg Spectralis, Dokter dapat melakukan pemeriksaan Optical Coherence Tomography (OCT), Fluorescein Angiography (FA) dan Indocyanine Angiography (ICG) secara bersamaan.

 

Kelebihan Heidelberg Spectralis adalah dapat membuat video “real time” fase awal Angiography sehingga dapat menangkap kelainan – kelainan Retina yang mungkin terlewatkan jika diperiksa dengan prosedur lain.

 

Kelebihan lainnya dari alat ini, Dokter dapat langsung melakukan perbandingan di layar komputer antara kondisi retina pasien saat ini dengan kondisi pada pemeriksaan sebelumnya, sehingga sangat membantu dalam penanganan penyakit Retina.

 

(Foto tanggal 4 Desember 2013, sebelum pengobatan)

 

(Foto tanggal 24 April 2014, proses pengobatan)

 

(Foto tanggal 13 Agustus 2014, setelah pengobatan)

 

( Ini merupakan hasil foto dari retina yang normal) 

 

Fungsi lainnya dari alat ini adalah untuk membuat Auto Fluorescein (AF) yang dapat menggambarkan dan membedakan kondisi retina yang berfungsi atau tidak.

 

Saat ini Indocyanine Angiography (ICG) hanya ada di Klinik Mata Nusantara.

Ultrasonography

Ultrasonography merupakan alat yang dipergunakan untuk melakukan pemeriksaan isi bola mata serta bagian belakang dari bola mata pada kondisi di mana Dokter tidak bisa melihat langsung karena adanya gangguan seperti katarak yang tebal atau pendarahan pada bola mata.

Ultrasonography

Ultrasonography merupakan alat yang dipergunakan untuk melakukan pemeriksaan isi bola mata serta bagian belakang dari bola mata pada kondisi di mana Dokter tidak bisa melihat langsung karena adanya gangguan seperti katarak yang tebal atau pendarahan pada bola mata. 

Ultrasonography

Ultrasonography merupakan alat yang dipergunakan untuk melakukan pemeriksaan isi bola mata serta bagian belakang dari bola mata pada kondisi di mana Dokter tidak bisa melihat langsung karena adanya gangguan seperti katarak yang tebal atau pendarahan pada bola mata. 

Photo Dynamic Therapy (PDT)

Pengobatan untuk menangani kebocoran makula (pusat retina) yang tidak dapat ditangani dengan laser fotokoagulasi (laser panas) karena khawatir akan terjadi kerusakan pada pusat penglihatan.

 

PDT menggunakan gelombang laser dingin yang tidak menimbulkan panas dan dapat menutup pembuluh darah yang bocor.

Photo Dynamic Therapy (PDT)

Pengobatan untuk menangani kebocoran makula (pusat retina) yang tidak dapat ditangani dengan laser fotokoagulasi (laser panas) karena khawatir akan terjadi kerusakan pada pusat penglihatan.

 

PDT menggunakan gelombang laser dingin yang tidak menimbulkan panas dan dapat menutup pembuluh darah yang bocor.

Photo Dynamic Therapy (PDT)

Pengobatan untuk menangani kebocoran makula (pusat retina) yang tidak dapat ditangani dengan laser fotokoagulasi (laser panas) karena khawatir akan terjadi kerusakan pada pusat penglihatan.

 

PDT menggunakan gelombang laser dingin yang tidak menimbulkan panas dan dapat menutup pembuluh darah yang bocor.

Foto Fundus Retina

Alat untuk dokumentasi kondisi retina. Alat ini juga dapat digunakan untuk Fluorescein Angiography (FA) dan Indocyanine Angiography.

 

Pada tahun 2013 dan 2014, Foto Fundus hasil dari KMN berhasil memenangkan penghargaan dari American Society of Retina Specialist (ASRS). 

 

Pada tahun 2013 hasil karya KMN ini di muat dalam buku RETINA IMAGES, halaman 14 image 1 no. 3431 dan halaman 80 image 3 no. 3428.

Foto Fundus Retina

Alat untuk dokumentasi kondisi retina.  Alat ini juga dapat digunakan untuk Fluorescein Angiography (FA) dan Indocyanine Angiography.

 

Pada tahun 2013 dan 2014, Foto Fundus hasil dari KMN berhasil memenangkan penghargaan dari American Society of Retina Specialist (ASRS)

 

Pada tahun 2013 hasil karya KMN ini di muat dalam buku RETINA IMAGES, halaman 14 image 1 no. 3431 dan halaman 80 image 3 no. 3428.

Foto Fundus Retina

Alat untuk dokumentasi kondisi retina.  Alat ini juga dapat digunakan untuk Fluorescein Angiography (FA) dan Indocyanine Angiography.

 

Pada tahun 2013 dan 2014, Foto Fundus hasil dari KMN berhasil memenangkan penghargaan dari American Society of Retina Specialist (ASRS)

 

Pada tahun 2013 hasil karya KMN ini di muat dalam buku RETINA IMAGES, halaman 14 image 1 no. 3431 dan halaman 80 image 3 no. 3428.

Laser Photocoagulator

Merupakan Laser yang dipakai untuk menangani kelainan seperti retinopati diabetik, robekan retina, penipisan retina, komplikasi akibat sumbatan pembuluh retina dan penyakit lainnya.

Laser Photocoagulator

Merupakan Laser yang dipakai untuk menangani kelainan seperti retinopati  diabetik, robekan retina, penipisan retina, komplikasi akibat sumbatan pembuluh retina dan penyakit lainnya.

Laser Photocoagulator

Merupakan Laser yang dipakai untuk menangani kelainan seperti retinopati  diabetik, robekan retina, penipisan retina, komplikasi akibat sumbatan pembuluh retina dan penyakit lainnya.

RetCam 2

RetCam 2 adalah alat untuk merekam secara tepat kondisi retina mata bayi. Alat ini sangat bermanfaat untuk mengikuti perkembangan retina bayi prematur agar penyakit retinopati prematuritas dapat diketahui sedini mungkin. Kesempatan untuk mengobati retinopati prematuritas biasanya sangat singkat dan kalau terlambat bayi tersebut terancam buta. Dengan alat RetCam 2 selain foto dan video warna dari mata bayi juga bisa melakukan Fluorescein Angiography (FA). RetCam FA dikerjakan secara rutin di Klinik Mata Nusantara. KMN adalah institusi pertama di Indonesia yang menggunakan RetCam dan sampai sekarang satu – satunya tempat yang mengerjakan RetCam FA.

RetCam 2

RetCam 2 adalah alat untuk merekam secara tepat kondisi retina mata bayi.  Alat ini sangat bermanfaat untuk mengikuti perkembangan retina bayi prematur agar penyakit retinopati  prematuritas dapat diketahui sedini mungkin.  Kesempatan untuk mengobati retinopati prematuritas biasanya sangat singkat dan kalau terlambat bayi tersebut terancam buta.  Dengan alat RetCam 2 selain foto dan video warna dari mata bayi juga bisa melakukan Fluorescein Angiography (FA).  RetCam FA  dikerjakan secara rutin di Klinik Mata Nusantara.  KMN adalah institusi pertama di Indonesia yang menggunakan RetCam dan sampai sekarang satu – satunya tempat yang mengerjakan RetCam FA.

   

RetCam 2

RetCam 2 adalah alat untuk merekam secara tepat kondisi retina mata bayi.  Alat ini sangat bermanfaat untuk mengikuti perkembangan retina bayi prematur agar penyakit retinopati  prematuritas dapat diketahui sedini mungkin.  Kesempatan untuk mengobati retinopati prematuritas biasanya sangat singkat dan kalau terlambat bayi tersebut terancam buta.  Dengan alat RetCam 2 selain foto dan video warna dari mata bayi juga bisa melakukan Fluorescein Angiography (FA).  RetCam FA  dikerjakan secara rutin di Klinik Mata Nusantara.  KMN adalah institusi pertama di Indonesia yang menggunakan RetCam dan sampai sekarang satu – satunya tempat yang mengerjakan RetCam FA.