Katarak Mengganggu Penglihatan? Kenali Operasi Katarak dengan Laser CATALYS™

17 September 2026
Katarak Mengganggu Penglihatan? Kenali Operasi Katarak dengan Laser CATALYS™

Pernah merasa penglihatan mulai berkabut, tetapi mengira itu hanya karena mata lelah atau faktor usia? Awalnya mungkin tidak terlalu mengganggu. Namun seiring waktu, Anda mulai kesulitan membaca tulisan kecil, lebih silau saat berkendara di malam hari, atau merasa warna-warna di sekitar tampak tidak secerah dulu. Keluhan seperti ini sering berkembang perlahan sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa penyebabnya adalah katarak.

Pada tahap awal, katarak umumnya masih bisa dibantu dengan kacamata atau pencahayaan yang lebih baik. Namun, ketika penglihatan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari—seperti membaca, bekerja, menyetir, atau bahkan mengenali wajah orang di sekitar—itu menjadi tanda bahwa sudah waktunya berkonsultasi dengan dokter spesialis mata.

Saat ini, operasi katarak tidak hanya dilakukan dengan metode konvensional. Perkembangan teknologi juga menghadirkan bantuan laser, salah satunya melalui sistem CATALYS™ Precision Laser System. Di KMN EyeCare, teknologi ini digunakan untuk membantu dokter melakukan beberapa tahapan penting dalam operasi katarak dengan tingkat presisi yang lebih tinggi, sekaligus menyesuaikan tindakan dengan kondisi mata setiap pasien.

Baca Juga: Mata Katarak : Ketahui 5 Penyebabnya!

Apa Itu Katarak?

Katarak adalah kondisi ketika lensa alami mata yang seharusnya bening berubah menjadi keruh. Padahal, lensa memiliki peran penting untuk memfokuskan cahaya ke retina agar kita dapat melihat dengan jelas. Ketika lensa mulai keruh, cahaya yang masuk ke mata tidak lagi dapat difokuskan secara optimal. Akibatnya, penglihatan terasa buram, berkabut, atau seperti melihat melalui kaca yang berembun.

Kondisi ini paling sering terjadi sebagai bagian dari proses penuaan. Namun, usia bukan satu-satunya penyebab. Katarak juga dapat dipicu oleh beberapa faktor lain, seperti diabetes, riwayat cedera pada mata, paparan sinar ultraviolet dalam jangka panjang, penggunaan obat-obatan tertentu, maupun riwayat operasi mata sebelumnya.

Gejalanya pun tidak selalu muncul sekaligus. Sebagian orang hanya merasa pandangannya sedikit buram, sementara yang lain mulai kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari. Beberapa tanda yang sering dikeluhkan antara lain:

  • Penglihatan buram atau berkabut
  • Mata lebih mudah silau saat melihat lampu atau sinar matahari
  • Sulit melihat pada malam hari
  • Warna terlihat lebih kusam atau kekuningan
  • Ukuran kacamata sering berubah
  • Penglihatan ganda pada satu mata
  • Membaca, menyetir, atau melakukan aktivitas sehari-hari terasa semakin sulit

Pada tahap awal, dokter mungkin akan menyarankan penggunaan kacamata baru atau melakukan pemantauan secara berkala. Namun, ketika katarak sudah mulai membatasi aktivitas dan menurunkan kualitas hidup, operasi menjadi pilihan penanganan yang paling efektif untuk mengangkat lensa yang keruh dan menggantinya dengan lensa buatan yang jernih.

Baca Juga: Sangat Berisiko, Apakah Katarak Bisa Dicegah Sejak Dini?

Bagaimana Operasi Katarak Dilakukan?

Banyak orang membayangkan operasi katarak sebagai tindakan yang rumit. Padahal, prosedur ini merupakan salah satu operasi mata yang paling sering dilakukan dan terus berkembang seiring kemajuan teknologi.

Tujuan operasi katarak sebenarnya sederhana, yaitu mengangkat lensa alami mata yang sudah keruh agar cahaya dapat kembali masuk dengan baik. Setelah lensa tersebut diangkat, dokter akan menggantinya dengan lensa intraokular (intraocular lens/IOL), yaitu lensa buatan yang dirancang untuk membantu mata kembali memfokuskan cahaya dengan lebih jelas.

Saat ini, operasi katarak umumnya dilakukan melalui sayatan yang sangat kecil. Dokter akan memecah dan mengangkat lensa yang keruh, kemudian memasang IOL yang telah dipilih berdasarkan hasil pemeriksaan sebelum operasi.

Namun, keberhasilan operasi tidak hanya bergantung pada tindakan saat di ruang operasi. Persiapan sebelum operasi juga memegang peranan penting. Dokter akan mengevaluasi berbagai kondisi mata, mulai dari bentuk dan kelengkungan kornea, kondisi retina serta saraf mata, ukuran bola mata, hingga ada tidaknya astigmatisme. Semua informasi tersebut membantu dokter menentukan jenis lensa tanam dan pendekatan operasi yang paling sesuai dengan kebutuhan penglihatan setiap pasien.

Karena itu, keberhasilan operasi tidak hanya ditentukan oleh tindakan saat operasi berlangsung, tetapi juga oleh perencanaan yang dilakukan sebelumnya. Tujuannya bukan sekadar mengangkat lensa yang keruh, melainkan membantu pasien memperoleh kualitas penglihatan yang optimal setelah operasi.

Apa Itu Operasi Katarak dengan Laser CATALYS™?

Seiring berkembangnya teknologi, kini beberapa tahapan operasi katarak dapat dibantu menggunakan femtosecond laser, salah satunya melalui CATALYS™ Precision Laser System.

Teknologi ini bukan menggantikan peran dokter, melainkan membantu dokter melakukan beberapa tahapan penting operasi dengan tingkat presisi yang tinggi. Laser dapat digunakan untuk membantu membuat sayatan pada kornea, membuka kapsul lensa, serta melunakkan lensa katarak sebelum diangkat. Dengan begitu, beberapa langkah dalam prosedur dapat dilakukan secara lebih terencana sesuai kondisi mata pasien.

Sebelum laser bekerja, sistem CATALYS™ terlebih dahulu membuat pencitraan tiga dimensi (3D) pada mata. Gambaran ini memungkinkan dokter melihat struktur mata secara lebih detail dan menyusun rencana tindakan berdasarkan karakteristik masing-masing pasien.

Ada yang memiliki kornea lebih melengkung, ukuran bola mata berbeda, tingkat kekeruhan katarak yang bervariasi, atau kondisi lain yang perlu dipertimbangkan. Melalui informasi tersebut, dokter dapat menyesuaikan tindakan sehingga operasi tidak dilakukan dengan pendekatan yang sama untuk setiap orang.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa teknologi seperti CATALYS™ bukan semata tentang menggunakan laser, melainkan tentang membantu dokter memberikan tindakan yang lebih presisi dan lebih personal sesuai kebutuhan mata setiap pasien.

Mengapa Operasi Katarak dengan Laser Disebut Lebih Personal?

Setiap mata memiliki karakteristik yang berbeda. Ada yang memiliki kornea lebih melengkung, ukuran bola mata berbeda, tingkat kekeruhan katarak yang tidak sama, atau kondisi mata lain yang perlu menjadi pertimbangan sebelum operasi. Karena itulah, tidak semua pasien membutuhkan pendekatan yang sama.

Inilah yang dimaksud dengan operasi katarak yang lebih personal.

Sebelum menentukan tindakan, dokter akan melakukan pemeriksaan mata secara menyeluruh. Pemeriksaan ini meliputi ketajaman penglihatan, tekanan bola mata, kondisi kornea, retina, dan saraf mata, hingga pengukuran untuk menentukan jenis lensa tanam (IOL) yang paling sesuai. Jika terdapat penyakit mata lain, dokter juga akan mempertimbangkannya dalam perencanaan operasi.

Pada pasien yang sesuai indikasi, CATALYS™ Precision Laser System dapat membantu proses tersebut melalui pencitraan tiga dimensi (3D) yang memberikan gambaran detail mengenai struktur bagian depan mata. Informasi ini membantu dokter merencanakan beberapa tahapan operasi dengan lebih presisi sesuai anatomi mata masing-masing pasien.

Meski demikian, teknologi hanyalah alat bantu. Seluruh keputusan medis tetap berada di tangan dokter spesialis mata. Dokter akan menilai apakah penggunaan laser memang menjadi pilihan yang tepat, sekaligus menentukan teknik operasi yang paling aman dan sesuai untuk kondisi setiap pasien.

Tahapan Operasi yang Dapat Dibantu CATALYS™

Dalam operasi katarak, ada beberapa tahapan yang membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi. Pada pasien yang sesuai indikasi, CATALYS™ Precision Laser System dapat membantu dokter pada beberapa langkah berikut:

  1. Membuat sayatan kecil pada kornea
    Kornea merupakan lapisan bening di bagian depan mata. Sayatan kecil ini menjadi jalur bagi dokter untuk mengangkat lensa yang keruh dan memasang lensa tanam (IOL).
  2. Membuka kapsul lensa (capsulotomy)
    Kapsul lensa adalah selaput tipis yang membungkus lensa alami mata. Bukaan pada kapsul ini perlu dibuat dengan terencana karena nantinya menjadi tempat lensa tanam diposisikan.
  3. Melunakkan atau memecah lensa katarak (phacofragmentation)
    Sebelum lensa diangkat, laser dapat membantu melunakkan atau memecah lensa katarak. Pada kondisi tertentu, langkah ini dapat membantu mengurangi kebutuhan energi ultrasonik saat proses pengangkatan lensa sehingga tindakan dapat dilakukan dengan lebih terkontrol. Namun, manfaatnya tetap bergantung pada tingkat kekeruhan katarak dan hasil penilaian dokter.

Perlu dipahami bahwa laser tidak mengambil alih seluruh proses operasi. Dokter spesialis mata tetap memegang kendali penuh selama tindakan berlangsung, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan operasi. Teknologi CATALYS™ berperan sebagai alat bantu untuk mendukung beberapa tahapan tertentu agar tindakan dapat dilakukan secara lebih terencana sesuai kondisi mata masing-masing pasien.

Baca Juga:Jenis Lensa yang Digunakan dalam Operasi Katarak

Apakah Operasi Katarak dengan Laser Selalu Menjadi Pilihan Terbaik?

Operasi katarak dengan laser memang menawarkan sejumlah keunggulan pada pasien yang sesuai indikasi. Namun, bukan berarti teknologi ini selalu menjadi pilihan terbaik untuk semua orang.

Operasi katarak modern dengan teknik konvensional juga telah terbukti aman dan efektif untuk banyak pasien. Pilihan metode operasi akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh, termasuk kondisi kornea, retina, tingkat kekeruhan katarak, kebutuhan penglihatan, hingga jenis lensa tanam yang akan digunakan.

Dengan demikian, keputusan menggunakan laser atau metode lainnya bukan ditentukan oleh keinginan pasien semata, melainkan berdasarkan rekomendasi dokter setelah mempertimbangkan kondisi mata secara menyeluruh.

Operasi Katarak dengan Laser di KMN EyeCare

KMN EyeCare menyediakan operasi katarak dengan teknologi CATALYS™ Precision Laser System untuk pasien yang sesuai indikasi. Melalui pencitraan 3D dan bantuan femtosecond laser, teknologi ini membantu dokter merencanakan beberapa tahapan penting operasi, seperti pembuatan sayatan, pembukaan kapsul lensa, dan pelunakan lensa katarak.

Namun, sebelum menentukan metode operasi yang paling tepat, konsultasi dengan dokter spesialis mata tetap menjadi langkah yang paling penting. Melalui pemeriksaan mata secara menyeluruh, dokter akan menilai kondisi mata Anda, menjelaskan pilihan penanganan yang tersedia, serta menentukan apakah operasi katarak dengan laser CATALYS™ atau metode lainnya merupakan pilihan yang paling sesuai.

Jadi, apabila penglihatan mulai terasa buram, lebih mudah silau, atau aktivitas sehari-hari tidak lagi senyaman dulu, jangan menunggu hingga keluhan semakin mengganggu. Segera konsultasikan kondisi mata Anda dengan dokter spesialis mata di KMN EyeCare agar penyebab keluhan dapat diketahui dan Anda mendapatkan penanganan yang tepat sesuai kebutuhan mata Anda.

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Tim kami siap membantu menjawab pertanyaan Anda